Mahar Mustika Calonarang Khodam Mengerikan

Mahar Mustika Calonarang Khodam Mengerikan. Mustika Calonarang Khodam Mengerikan. Anda yang merupakan penggemar film horor pasti pernah mendengar sebuah kisah tentang Calonarang. Diperankan oleh ratu horor Suzanna, film ini cukup sukses di kala itu. Kepiawaian Suzanna dalam akting membuat tokoh yang melegenda itu kembali hidup dan bisa disaksikan oleh banyak orang di Indonesia.
Kisah ini begitu melekat hingga setelah satu milenium pun tidak dilupakan oleh banyak orang. Kengerian dan kesaktian dari Calonarang bahkan sampai ditulis dan diterjemahkan ke beberapa bahasa seperti Belanda. Pertanyaannya sekarang adalah, Calonarang itu hanya cerita belaka atau memang tokoh asli yang melegenda? Mari kita ungkap sama-sama perihal penyihir wanita terhebat di tanah Jawa ini.
Mengenal Calonarang si Penyihir
Calonarang adalah seorang janda yang dipercaya memiliki ilmu hitam yang kuat. Dia tinggal di kawasan Kerajaan Kediri di mana kala itu Raja Airlangga masih memerintah. Sebagai pengemban ilmu hitam, Calonarang kerap melakukan hal-hal mengerikan seperti menyebarkan wabah penyakit atau membuat orang meninggal begitu saja tanpa sebab.
Hal yang mengerikan ini membuat anak perempuan dari Calonarang tidak juga menikah. Pemuda di kawasan Kerajaan Kediri ketakutan jika harus menjadi menantu dari Calonarang. Mereka khawatir kalau hidupnya tidak bisa bahagia. Tinggal dengan seorang penyihir mengerikan yang bisa berubah menjadi leak adalah hal yang tidak mungkin dipilih oleh siapa saja.

Malapetaka yang Diberikan Calonarang
Mengetahui anak perempuannya yang bernama Ratna Manggali tidak juga ada yang mau melamar, Calonarang marah besar. Dia akhirnya menyebarkan petaka di kawasan Kerajaan Kediri. Pada malam hari dia menyebarkan muridnya yang bisa berubah jadi leak untuk menyebarkan wabah mematikan yang sudah disembuhkan dan bisa membunuh siapa saja dengan cepat.
Untuk mengatasi ini, Raja Airlangga akhirnya meminta Empu Bahula untuk menikah dengan anak Calonarang. Dengan pernikahan ini, Calonarang akan diarahkan sedikit-sedikit ke jalan yang benar. Apa yang dilakukan oleh Empu Bahula ternyata tidak berjalan dengan lancar, bahkan dia menemukan dan mengambil buku sihir dari Calonarang. Mengetahui buku sihirnya dicuri, Calonarang akhirnya marah besar dan menyebarkan mala petaka. Dia juga menantang Embu Baradah (guru dari Embu Bahula ) untuk bertarung sampai mati.

Kematian Calonarang dan Ilmu Leak
Pertempuran yang dilakukan oleh Calonarang dengan Empu Baradah berlangsung dengan sengit. Keduanya mengerahkan semua kemampuan hingga Calonarang akhirnya kalah. Dia yang memuja Dewi Durga akhirnya tewas sambil berdiri dengan masih memegang ilmu-ilmu hitam yang konon tidak bisa hilang dan bisa dipelajari hingga sekarang.
Ilmu berubah menjadi leak yang dimiliki oleh penyihir hebat itu dipercaya masih ada hingga sekarang. Di kawasan Bali, beberapa oknum penduduk ada yang tetap melakukannya hingga sekarang. Mereka mempelajari cara menjadi leak yang konon warisan dari Calonarang. Dengan menjadi leak, seseorang akan kebal dari banyak hal dan bisa melakukan apa saja yang mereka mau.

Situs Calonarang yang Tersisa
Di era yang sudah maju seperti sekarang, kisah tentang Calonarang masih saja dianggap mengerikan dan beraroma angker. Beberapa tahun lalu, seorang anak meninggal karena tertusuk keris usai memerankan lakon Calonarang di Bali. Konon, roh-roh jahat menyebabkan anak itu sering kerasukan hingga akhirnya menemui ajal dengan cara mengerikan.
Lain di Bali, lain di Kediri. Di kota tahu itu, situs Calonarang yang konon merupakan bangunan rumah atau tempat persembahannya masih ada hingga sekarang, Di sana, kita bisa menemukan batuan-batuan besar yang berbentuk kotak tertata di bawah pohon besar. Terletak di Dusun Butuh, Sukorejo, Kediri, situs ini selalu ramai dikunjungi orang. Biasanya pada malam-malam tertentu ada orang yang datang untuk semadi atau sekadar memberi sesajen.
Mengenai kebenaran Calonarang beberapa orang berpendapat kalau dia hanyalah makhluk fiktif. Seperti halnya Nyi Roro Kidul yang merupakan strategi propaganda untuk menutupi malu Keraton Yogyakarta karena kalah dengan Belanda. Ada yang bilang kalau Calonarang adalah wujud kekecewaan Airlangga karena selalu gagal melawan salah satu pemimpin wanita di Tanah.

Call Center
Pusaka Dunia / Dunia Pusaka
BlackBerry: 2B1 88008
Phone :+6285 2939 88885
Sms : +6285 2939 88885
WhatsApp : +6285 2939 88885
Line : pusakadunia
WeChat : pusakadunia
Instagram : pusakadunia
Blog, Updated at: 20.11