Mahar Keris Kyai Sabuk Inten Kinatah Emas Asli

Mahar Keris Kyai Sabuk Inten Kinatah Emas Asli. Merupakan Keris Emas Asli Kuno dan Keris ini merupakan Keris Pusaka Koleksi Sesepuh.
Keris Kyai Sabuk Inten Kinatah Emas Asli mempunyai khasiat Insya Allah untuk Membuat Karir dan Bisnis stabil dan lebih berkembang, Membangkitkan Wibawa bagai Raja, Pengasihan dan Pemikat Hati paling jitu, Membangkitkan Ajian Tarik Pesona Sukma, Tolak balak dari gangguan guna-guna/sihir, Membuang kesialan/sengkolo, menetralkan energi negatif pusaka lain, membangkitkan saudara gaib / sedulur kembar, kewibawaan dahsyat, menundukan bangsa jin, ditakuti dan membuat bangsa jin patuh/penurut, memudahkan menjadi penguasa bidang politik dan usaha, membawa kehidupan, karir, jabatan, usaha lebih cemerlang kedepannya dan masih banyak lagi khasiat lainnya.
Nama Dapur / Bentuk Keris ini : Keris Kyai Sabuk Inten Kinatah Emas Asli.
Nama Pamor / Lambang / Filosofi : Kulit Semongko.
Bentuk Pamor Keris Kulit Semongko, disebut Kulit Semongko karena memang bentuknya seperti kulit buah semangka, sungguh empu jaman kerajaan kuno dalam setiap membuat nama pamor memang mengandung makna, arti, filosofi dan tujuan kebaikan.
Tangguh / Estimasi : Kerajaan Mataram.
Tahun Pembuatan : Abad 14-16.
Nama Empu : Empu Arya Japan, Empu Ki Guling, Empu Ki Nom, Empu Ki Legi, Empu Ki Umayi, Empu Ki Gede, Empu Ki Mayang, Empu Ki Tundung, Empu Ki Tepas, Empu Ki Mayang, Empu Ki Kalianjir.
Model Bilah Pusaka : Keris Luk Sebelas.
Panjang Bilah-Gonjo Keris : 33,5 CM
Panjang Seluruh Keris : 40 CM
Asal Usul Pusaka : Koleksi Sesepuh Pusaka Dunia.
Warangka Model Ladrang Surakarta Kayu Trembalo, Handle juga Kayu Trembalo Bertuah.
Garansi Kami : Pusaka Dijamin Kuno / Sepuh.
Foto Keris Asli Tanpa Editan, Dijamin & Garansi Keris Sama Dengan di Foto.
Stok produk/barang ini : Hanya 1 Buah Saja.
 Keunggulan Mahar Keris Kyai Sabuk Inten Kinatah Emas Asli :
  1. Keris ini merupakan Keris Pusaka Koleksi Sesepuh, kenapa di koleksi karena merupakan keris istimewa.
  2. Keris Kyai Sabuk Inten ini (warna kuning) merupakan Kinatah Emas Asli dan kami garansi Emas Asli, bukan tembaga ataupun kuningan, silahkan cek di toko emas jika kurang percaya, yang jelas kami garansi emas karena kami sudah mengeceknya.
  3. Kinatah yang terdapat pada Keris ini Asli Kuno dan dijamin bukan buatan baru / susulan.
  4. Keris Kyai Sabuk Inten Kinatah Emas Asli ini merupakan Keris Asli Kuno dan Bilahnya masih utuh terawat.
  5. Keris Kyai Sabuk Inten Kinatah Emas Asli jika di koleksi merupakan investasi sangat menguntungkan karena hanya ada satu di dunia dan jangka panjang harganya akan berlipat ganda karena keris kuno pasti hanya satu dan dijamin tidak ada yang sama 100%.
Keris Kyai Sabuk Inten, Keris Legendaris Kyai Sabuk Inten Simbol Kejayaan. Salah satu Keris legendaris dari zaman peralihan Majapahit dan Demak Bintoro adalah Kiai Sabuk Inten. Keris Kiai Sabuk Intent berluk 11 ini muncul dan terkenal bersama Keris Kiai Nogososro. Dua keris ini disebut-sebut sebagai warisan zaman Majapahit. Keduanya bahkan sering disebut dalam satu rangkaian Nogososro-Sabuk Inten. Tak lain karena kedua keris ini diyakini sebagai sepasang lambang karahayon atau kemakmuran sebuah kerajaan. Nogososro mewakili wahyu keprabon yang hilang dari tahta Demak dan Sabuk Inten mewakili kemuliaan dan kejayaannya. Dua keris ini adalah maha karya cipta Mpu Supo.
Banyak versi telah mengungkap cerita legenda Keris Nogososro dan Sabuk Inten. Namun di zaman modern seperti sekarang, keris berdapur Sabuk Inten lebih menarik minat seseorang untuk memilikinya  karena keris tersebut diyakini bisa melancarkan rejeki dan mendatangkan kemuliaan.
Hal ini dibenarkan oleh salah satu  pemilik keris Sabuk Inten berpamor Beras Wutah, Sapto Utomo, SH. Pria kelahiran Klaten 49 tahun yang lalu yang kini tinggal di Bekasi ini mengatakan bahwa memang salah fungsi atau khasiat keris ini adalah bisa membantu mendatangkan rejeki. “begitulah, saya kira masalah fungsi keris ini bukan sekedar kepercayaan atau keyakinan. Saya membuktikannya sendiri bahwa keris Sabuk inten ini bisa membantu saya mendapatkan berbagai peluang usaha atau bisa dikatakan membantu memperlancar rejeki”, kata Sapto kepada Info Mistik, 19/02/2013.
Mengenai asal-usul ia mendapatkan keris tersebut, Sapto berbagi cerita kepada infomistik. “waktu itu, delapan tahun yang lalu saya lagi susah banget mas, pekerjaan tidak jelas, saya luntang-lantung kesana kemari, secara ekonomi hidup saya sangat memprihatinkan. Ada hal yang sangat saya syukuri bahwa Alhamdulillah Allah SWT masih menjaga iman yang ada di dalam hati kami sekeluarga. Alhamdulillah mas, sehingga saya tidak sampai menggadaikan iman hanya untuk sekedar makan. Dari situ saya merenung dan menangis menghadap Tuhan untuk minta jalan keluar dari segala kesulitan ekonomi yang dihadapi keluarga saya”, cerita Sapto.
“waktu itu, pas malam jum’at jam 12 malam, bulan mulud sekitar delapan tahun yang lalu saya didatangi almarhum guru saya.  Guru saya memerintahkan saya untuk berpuasa di siang hari dan shalat hajat di malam harinya selama tiga hari dimulai dari hari selasa dan selesai hari Kamis.  Saya jalankan perintahnya. Dan setelah selesai berpuasa tiga hari, pada hari terakhir yaitu pas Kamis malam Jum’at saya shalat hajat dan berdo’a. Selesai saya berdo’a, guru saya datang menghampiri saya dan menyerahkan keris ini kepada saya” tambah Sapto.
“pagi harinya, pas hari Jum’at sehabis shalat shubuh, salah satu tetangga saya datang minta tolong saya untuk membantunya menyelesaikan beberapa pekerjaannya, dan Alhamdulillah sampai sekarang saya dipercaya membantu usaha keluarga mereka.  Dengan sendirinya masalah ekonomi keluarga saya terbantu juga mas”. Tambah Sapto.
Mpu Djeno Harumbrodjo, salah satu  keturunan ke-17 Mpu Supo-Majapahit mengatakan kepada infomistik bahwa pada dasarnya keris berdapur Sabuk Inten semuanya berluk 11. Ini berbeda dengan keris Condong Campur yang terdapat dua versi, berluk 13 dan tanpa luk atau lurus.  Keris Sabuk Inten, terang Mpu Djeno, hanya berbeda tipis dengan Keris Condong Campur atau Nogososro. Ciri khas keris berdapur Sabuk Inten adalah luk 11, dengan dua jalu memet dan dua lambe gajah. Pada bilahnya tidak terdapat sogokan. Ada pun pamornya bisa Beras Wutah, Udan Mas, Blarak Sineret, Ron Genduru dan banyak lagi. Sedangkan gagang dan warangka, menurutnya, tidak begitu signifikan sebagai pembeda. “Yang penting dari sebilah keris adalah wilah atau bilah dan ricikan serta pamornya”, kata Mpu Djeno.
Perbedaan jenis pamor, lanjut Mpu Djeno, juga berdampak pada perbedaan tuah keris. Beras Wutah merupakan pamor untuk menghasilkan kelancaran rejeki, Udan Mas cocok untuk para pebisnis dan Blarak Sineret untuk kewibawaan. Namun, beberapa pamor keris dengan nama berbeda seringkali sama tuahnya, misalnya pamor Beras Wutah dan Udan Mas. Sedangkan pamor Blarak Sineret dan Ron Genduru juga sama tuahnya, yakni untuk kewibawaan.
Mpu Djeno mengatakan, jenis pamor yang multi tuah dan makna itu kemudian dipertegas dengan jumlah luk-nya. Luk 11 pada intinya merupakan lambang kedinamisan dan semangat pantang menyerah untuk menggapai tujuan. Dengan demikian, Keris Sabuk Inten dengan luk 11 dan pamor Beras Wutah, menjadi tegas makna dan tuahnya sebagai keris yang berperbawa besar untuk sebuah kemuliaan atau kejayaan dan semangat pantang menyerah.
Dari aspek filosofi, dapur Sabuk Inten melambangkan kemegahan dan kemewahan yang dimiliki oleh para pemilik modal, pengusaha, atau pedagang pada zaman dahulu.
Bagi Pembeli Baru Wajib Baca :
  1. Cara Memilih Keris Pusaka
  2. Keris Pusaka Kuno Investasi Menguntungkan
  3. 70 Nama Empu Keris Pusaka
  4. 187 Keris Pusaka Paling Dicari
Hubungi Kami di :
BlackBerry: 2B1 88008
Phone :+6285 2939 88885
Sms : +6285 2939 88885
WhatsApp : +6285 2939 88885
Line : pusakadunia
WeChat : pusakadunia
Instagram : pusakadunia
Blog, Updated at: 23.58